Senin, 08 Februari 2016

'Biasa Aja'

Pernah gak lo ngerasain perasaan biasa aja terus tiba-tiba lo ngerasa sepi kalo gak ada si dia?

Pernah gak lo menyangkal perasaan lo dan bilang "ah ngga kok gue biasa aja sama dia"?

Pernah gak lo ngerasa nyesek pas tiba-tiba si dia jadi rada berubah?

Pernah gak lo jadi ngerasa kalo lo kemakan omongan sendiri?

Pernah gak?

Sedih ya.

Lo jadi ngerasa semua berbalik.
Yang tadinya dia hampir tiap hari ngegreet duluan.
Yang tadinya dia nyariin lo kalo lo gak bales chatnya.
Yang tadinya dia chat panjang-panjang banget.
Yang tadinya dia nanya-nanyain tentang lo terus.
Masih banyak 'yang tadinya dia...' eh sekarang?

Boro-boro.

Dan saat itu juga lo baru sadar kalo lo ngerasain sesuatu yang lebih sama si dia.
Padahal kalo di liat-liat juga bukan tipe lo banget, tapi siapa yang bisa ngatur perasaan sih?
Tapi kalo lo nanya "lo kenapa sih?" ke dia, dia malah balik nanya "gue? kenapa apanya?" ETDAH GAK PEKA AMAT.
Nanti kalo gue nanya sesuatu yang lebih menjurus dikira geer, lagian gengsi brader......

Mungkin emang sampe segini aja seharusnya.
Yaudah, bye.

Note: hati-hati sama omongan sendiri.

Sabtu, 16 Januari 2016

RINDU

NOTE :
Iya, emang dah Ignacia Vania Devina isi blognya tentang cinta-cintaan mulu.
Eh tapi ini kan blog gue, jadi suka-suka gue kan mau post apa HEHE.
Dah dah kalo males baca tentang cinta-cintaan mending berenti disini aja, gausah dilanjutin.
Selain kata-kata yang gue pilih itu menjijikan, ini juga isinya lebih memuakkan lagi bikin muntah darah ditambah lagi panjang.
Jadi tolong ya ini kayak gini cuma sok aja pake bahasa tinggi dan berat.
Aslinya mah anaknya jauh dari tinggi, tapi kalo berat iya.
Cukup.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Apakah rindu selalu tentang masa lalu?
Apakah semua rindu itu wajar?
Bagaimana kalau aku bilang aku rindu kamu?
Kamu yang sudah memiliki orang lain.
Apakah rindu itu akan hilang kalau yang aku lakukan hanya diam?
Apakah rindu itu akan hilang kalau kita bertemu? Atau malah bertambah?
Bertambah karena semakin banyak cerita yang tercipta dari pertemuan itu.
Apakah aku masih pantas bertemu denganmu untuk menghilangkan rindu ini?
Atau malah yang seharusnya aku lakukan adalah membiarkan semuanya berlalu dan melupakan segalanya?

Apakah kamu tau kalau...

Aku lelah?
Lelah akan semua memori yang melintas begitu saja disaat aku sendirian.
Mengapa semua harus berputar disaat seseorang sedang dalam keadaan sendiri?

Aku takut?
Takut bila aku bilang aku rindu, tapi dijawab dengan "maaf gabisa ni".
Takut salah perkataan.
Takut salah tindakan.
Walaupun dengan mengingatmu saja sudah salah.

Aku berharap?
Berharap semuanya baik-baik saja.
Berharap kita tetap berbagi cerita baik itu suka maupun duka.
Berharap kamu bilang "cerita aja ni, gue siap dengerin kok".

Aku berpikir?
Berpikir tentang kamu yang sudah bahagia, tapi aku?
Masih abu-abu.

Tapi aku sadar kalau...

Aku salah.
Salah karena aku yang memancing diriku sendiri untuk tenggelam lebih dalam lagi hingga akhirnya mati di dasarnya.

Aku sulit.
Sulit menerima segalanya secepat ini.
Oh, aku bilang ini cepat. Tapi kamu atau bahkan orang lain pasti bilang ini sudah terlalu lama.
Jauh.

Aku ingin.
Ingin mengatakan "aku kangen, ketemu yuk" semudah dulu.

Aku bodoh.
Bodoh karena masih bisa-bisanya merindukan orang yang bahkan sudah memiliki dan milik orang lain.

Aku sakit.
Sakit melihat kamu menuliskan namanya.

Aku sedih.
Sedih melihat semua foto, chat, dan semua yang masih tersimpan rapi di dalam dunia kenanganku sendiri.

Tapi kamu ngga usah khawatir, karena disisi lain aku memiliki sahabat yang selalu ada untukku.
Lagipula, memang kamu khawatir? Haha, stupid.

Kamu berharap terlalu tinggi, Ni.

Aku juga akan selalu mendoakanmu dari tempat ku.
Semoga kamu selalu jadi dirimu yang aku kenal.
Semoga kamu lebih bahagia, lebih sukses, dan apa yang kamu harapkan segera terkabul.
Aku bahkan tidak tau apa yang bisa aku lakukan selain mendoakanmu dari jauh.
Jadi, tetaplah disana dan jangan berpindah tempat. Aku baik-baik saja (kalau kamu mau tau), walaupun hanya bisa melihatmu dari jauh, bahkan sangat jauh.
Aku berada di tempat tersembunyi, sangat tersembunyi. Tapi aku tetap bisa melihatmu, karena kamu sangat bersinar jadi aku tak perlu ragu apakah itu benar kamu atau bukan.
Berlebihan ya? Haha, tapi memang itulah kamu dimataku.

Maaf kalau aku tidak bisa -atau mungkin lebih tepatnya tidak berani- untuk mengatakannya langsung, tapi...

I miss you.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

DAH SELESAI DEH!!
Jijik gak?
Geli kan?
Gue yang nulis aja geli gimana gitu.
Tapi ya maafin deh, kalo lagi galau emang suka tetiba jadi sok penulis gitu.
Tapi dibaca juga kan HEHEHE.
Dah ah.

Sabtu, 02 Januari 2016

Buat apa aku mundur kalau ternyata kamu sudah jauh disana?

Note: ini bakal menye-menye menjijikan gitu karna efek galau. Jadi kalo gasuka, cukup baca sampe di note ini aja. Tengs.
 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
Hai kamu!
 
Iya, aku tau kita baru kenal beberapa bulan yang lalu.
Tapi, kamu tau juga kan kalo perasaan suka bisa muncul gitu aja tanpa kamu tau untuk siapa dan kapan rasa itu akan datang?
 
Haha, lucu emang kalo di pikir pake logika jelas ini gak make sense banget.
Atau aku yang kelewat baper?
 
Tapi apa kamu tau kata-kata kamu itu yang bikin aku mikir "Maksud dia apa sih?" "Beneran gak ya dia ngomong kayak gini?" "Apa dia kode ke aku?" dan tanpa kamu tau, setiap kata-kata yang kamu ucapin itu bikin aku senyum-senyum sendiri. Menyedihkan.
 
HA! Boo ya! Ternyata sikap kamu yang tiba-tiba berubah gitu berujung kayak sekarang ini?
Wow hebat banget.
Sama sekali gak ada cerita, gak ada omongan eh tiba-tiba udah pergi jauh tanpa bilang selamat tinggal.
Dan yang lebih bikin aku sakit hati, apa maksud perlakuan kamu saat itu?
Seolah-olah you have a crush on me. Like you have a special feeling for me.
Tapi kenyataan emang pahit.
 
Kayak yang aku bilang tadi, seolah-olah, iya, emang semua itu cuma bayangan.
 
Sejahat apa sih aku sama orang lain sampe mungkin ini karma buat aku?
 
Ternyata perlakuan kamu cuma bikin bahagia sesaat aja.
 
Oh ada hal yang menyedihkan lagi. Dia, dia yang sekarang jadi milik kamu jelas jauh di atas aku.
Aku mah nothing. Aku sadar diri kok, tenang aja. Dia yang sempurna, sedangkan aku? Dari kata baik aja jauh, gimana dari kata sempurna?
 
Jelas kamu milih dia.
 
Awal tahun baru yang menyedihkan.
 
Kalo emang ujungnya kayak gini, aku mundur.
Ups, kamu bahkan udah terlampau jauh. Aku lari secepat apapun juga susah untuk menyamai langkah kamu.
Apalagi, ada dia di samping kamu.
 
Jadi aku memutuskan untuk diam sampai semua rasa ini hilang seiring angin membawanya pergi.
 
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 
HA! Terimakasih untuk kalian yang mungkin bacanya udah sampe mau muntah karna sepenggal cerita yang menjijikan ini. Tapi kalo menjijikan kenapa di baca? KEPO YAAA!
Ngga, ini ga sepenuhnya true story. Dan ga se-menyedih-kan ini kok cerita aslinya cuma karna emang gue orangnya sobet gini jadi ya begitu dah.

Rabu, 30 Desember 2015

Memorable Moments in 2 0 1 5!

HEYO GOOD PEOPLE!!
2015 is about to end, rite?

Gila sih banyak banget moment yang terjadi dari awal sampe (hampir) akhir ini...
Iya, gue pengen share beberapa moments yang gue alami selama tu tauzen en fiftin ini!
Tadinya mau gue bikin dalam bentuk video sih, cuma lagi ga tepat aja waktunya jadi gue ceritain di sini aja deh hihi.

WHOOP!!

1. WISH TAHUN BARU YANG TERNYATA DI KABULIN
Heyak, siapa sih yang bakal nyangka kalo wish tiap awal tahun tuh bakal di kabulin?
Pasti seneng banget kan.
Itu yang terjadi sama gue, jadi ada lah beberapa wish gue yang ternyata bener terkabul, thank God for that.
Ya walaupun belum semua sih, tapi at least ada beberapa yang bener-bener bikin hati mendadak meledak-ledak #CAELAH

2. PACARAN?
Iya, setelah terakhir pacaran tahun 2012 (GILA LAMA KAN) gue ketemu sama orang yang bikin perut gue berasa ada kupu-kupu #CAELAH. Ini salah satu wish gue di awal tahun, tbh. Memalukan ya...
Walaupun ga berlangsung lama, yaela masih hitungan hari. Memalukan #2.
Tapi gapapa, gue bersyukur akan itu. Di saat itu dia orang yang bener-bener ada buat gue #CAELAH.
Ngga, udah ga galau lagi kok, slaw...
Pas putus juga ga semuanya berantakan kok, yaudalah.

3. PRAKERIN / PKL
Kyaaaakk!! Karna di awal 2015 gue masih kelas 11 dan harus kudu wajib melaksanakan program sekolah yang di namakan pkl ini ya jadi gitu deh...
Lancar di pkl juga salah satu wish gue untuk 2015. Walaupun gak semuanya lancar (as a newbie) tapi gue bisa merasakan yang namanya kerja beneran yang bener-bener beneran.
Capeknya beneran. Pusingnya beneran. Paniknya beneran. Semuanya serba beneran.

4. KETEMU DAN FOTO BARENG CHELSEA ISLAN
Ha! Untuk kali ini gue ga akan menyia-nyiakan kesempatan untuk ketemu (lagi) sama Chelsea.
Siapa sih yang ga tau dia?
Karna ada beberapa yang nanya "Lo siapanya Chelsea sih ve?"
Nih singkatnya gini...
Bokap gue adalah temen dari nyokapnya Chelsea.
Jadi secara gak langsung dulu gue di kenalin sama Chelsea dan jadi main bareng, nginep dan lain-lain. Saat itu Chelsea belum terkenal. Yang gue tau Chelsea baru ada di majalah GADIS sama Tatjana Saphira as a photo model dalam sabun cuci muka merek apa gitu gue lupa. Ya pokoknya sekedar temen kecil gitulah.
Lanjut ke topik awal, gue ketemu di acara JAKARTA GOES PINK yang sempet gue post juga di blog gue HEHE. Niat banget sih nungguin, panas-panas, jadi keeling buat foto (lagi) sama Chelsea. Karna jujur aja ya kangenlah pasti main bareng, tapi ya apa daya gue yang cuma seorang Ignacia Vania Devina. Mana mungkin ngajak Chelsea main (lagi) sedangkan dia sibuk banget.
Dah.

5. SENIOR YEAR!
Cie, di 2015 ini gue jadi senior. Ngga, gue bukan tipe anak sma/smk yang kalo udah kelas 12 terus ngetatin baju sama rok. Cukup pas pkl aja gue pake rok span yang bikin susah gerak.
Gue malah ngerasa adek kelas deh pokoknya kalo di sekolah mah. Yang gegayaan siapa juga HA.
Gue gabisa pake rok span yang ngetat parah gitu apalagi ngatung, ya awlah gue kan banyak gerak, ntar kalo sobek gimana? :(
Dan ga kayak anak-anak kelas 12 lainnya, gue santai banget. Aneh. Padahal UN udah di depan mata. Mo die aja.
Tapi ya kelas 12 bikin gue banyak mikir.
Mikir apa?
Mikir kalo sebentar lagi lulus. Mikir kalo harus jadi orang yang lebih dewasa. Mikir kalo semuanya bakal berbeda entah itu masalah pekerjaan, temen, atau apapunlah. SYEDI MEN SYEDI.

6. BIKIN ANNUAL PASS
Yaelah bikin annual pass aja di bahas.
Wes jangan salah. Perjuangan nih. Tapi ya gausah di ceritainlah perjuangannya gimana.
Yang penting jadi aja dah tuh kartu annual pass.
Seneng-seneng deh pokoknya di DUFAN mah. Menghilangkan galau (saat itu).
 
7. GALAU-GALAUNYA IVEDE
Sumpah alay banget deh gue kalo udah galau, ngepost dimana-mana. Kode dimana-mana. Nulis diary. Curhat ke siapa aja. Susah buka hati. Nangis terus. Yah pokoknya typical orang galau dah.
 
8. DIARY YANG LUNTUR
Iya, sedih banget pas tau moments yang gue tulis di diary gue ternyata luntur. Karna begonya gue nulis pake spidol warna-warni. Eh pas keujanan, hilang semua tulisannya. Hebat.
Tapi dari situ gue belajar untuk meninggalkan yang lama dan membuka lembaran baru #CAELAH.

9. TETIBA DEKET SAMA STRANGER
Yaelah biasa kali.
EH LO BISA NGOMONG KAYAK GITU, EMANG LO UDAH NGERASAIN?
Kenalan sama orang asing yang beneran asing. Lo ga tau nama dia siapa. Temen lo juga ga ada yang kenal sama dia sebelumnya. Lo cuma di kasih ilham tau sekolahnya dimana.
Tapi ya hebatnya seorang Ignacia Vania Devina bisa tau nama, kelas, ulang tahunnya kapan, social medianya dia tanpa waktu yang lama. HA!
Awal taunya cuma instagram, mikir beratus-ratus kali untuk ngefollow atau ngga (tapi nge-protect account gue dulu hehe).
Ya pokoknya ceritanya panjang sampe akhirnya chatting, video call. TAPI, belom pernah ngomong langsung. HIYAK! Malu brader.

10. MOMENT GA ENAK-AN
Banyak banget ternyata yang terjadi dan bikin gue jadi ga enak hati sama beberapa orang.
Entah itu masalah percintaan, ketemu temen lama, masalah pertemanan, masalah sekolah dan lain-lain.
Ga perlu di sebutin juga sih sebenernya kayak apa kronologisnya #CAELAH ya pokoknya gitu aja dah.

11. MY NOT-SO-SWEET 7TEEN
Gue bikin kok videonya di channel youtube gue #promosi.
15-10-15 is so good!
Uts kan. Matematika pertama. Die.
Tapi ternyata di balik itu semua cool kids merencanakan sesuatu yang bikin gue tercengang-cengang #CAELAH.

12. PHOTOBOX FOR COOL KIDS
Tau apa yang dirasain kita pas di dalem box untuk foto?
PENGAB! DEMPET!
Aseli dah, tapi jangan takut jangan ragu hasil fotonya (lumayan) bagus.
Spontan pose gitu azeg.

13. NATALAN SEKOLAH
Gak seenak dan sebagus tahun lalu sih, tapi karena natalan ini gue jadi ketemu (lagi) sama orang yang tahun lalu ketemu juga untuk pertama kalinya untuk acara natalan sekolah juga.
Bingung ga? Au dah artiin sendiri aja.
Tapi yang penting bukan itu kan, yang penting kita masih bisa sama-sama ngumpul untuk merayakan hari kelahiran Yesus. #CAELAH
 
14. PHOTOBOX (LAGI)
Ngga, kali ini kita cuma 5/7. Yang ini kocak parah, awkward parah. Au deh ga ngerti lagi sama mba-mbanya. Mbok ya kalo ngomong ndak usah teriak-teriak begitu *medo'*. Santai mba'e kita denger kok, kan kita jadi malah ngguyu denger mba'e teriak-teriak begitu.
Tapi hasilnya bagus! HA!

15.......
Untuk moment ke 15 gue gatau apa lagi yang harus di ceritain, mungkin kalian ada yang punya moment sama gue tapi gue lupa bisa chat personal (caelah sobet gitu)
Sebenernya masih banyak banget, tapi kepanjangan. Apalagi banyak banget hal-hal yang bikin gue penasaran tapi sampe sekarang belum bisa gue pecahin misterinya #CAELAH

Jadi.... ini 2015 moments ku. Mana 2015 moments-mu?
Share share! HIHI.
Oh, ya bai de wei

HAPPY NEW YEAR 2016
dan yang belom gue ucapin...
MERRY CHRISTMAS!!